EKSEGESIS PANGGILAN ABRAHAM BERDASARKAN KEJADIAN 12:1-4 DAN IMPLEMENTASINYA DI SUKU AKIT PULAU RUPAT
Main Article Content
Abstract
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengeksegesis konsep panggilan Abraham berdasarkan Kejadian 12:1-3, yang meliputi : panggilan Allah yang unilateral untuk Abraham, tujuan panggilan Abraham, janji dan berkat panggilan Abraham dan respon Abraham terhadap panggilan Allah; untuk mengetahui respon Abraham terhadap panggilan Allah yang belum jelas lokasinya, yang meliputi : kebutuhan misionaris untuk dapat meresponi panggilan Allah dan cara meresponi panggilan Allah dengan benar; untuk mengetahui implementasi panggilan Abraham di pulau Rupat, khususnya di Suku Akit, yang meliputi : peluang yang dimungkinkan di terapkan di Pulau Rupat secara khusus suku Akit, kebudayaan dan adat istiadat masyarakat suku Akit di Pulau Rupat dan konsep menjadi berkat buat suku Akit di Pulau Rupat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi etnografi dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) konsep Panggilan Abraham Berdasarkan Kejadian 12:1-4. Allah memanggil Abraham keluar dari rumahnya di Haran dan memerintahkannya pergi ke tanah yang akan Ia ungkapkan. Allah juga membuat tiga janji pada Abraham: a) Janji diberikannya tanah miliknya sendiri; b) janji bahwa ia akan menjadi bangsa yang besar; dan c) janji berkat; 2) Respon Abraham Terhadap Panggilan Allah. Abram adalah seorang yang mendapatkan anugerah yaitu panggilan Tuhan. Dan Abram meresponnya dengan benar. Walaupun ia harus pergi meninggalkan segala hal yang ia miliki, negeri, harta, tanah, dan terlebih khusus masa lalunya, namun ia mengikuti perintah Tuhan yang sebelumnya juga telah terjadi pada saat ia berada di Ur-Kasdim. Ia juga tidak tahu kemana ia diperintahkan untuk pergi. Namun, dengan iman ia melangkah mengikuti perintah Tuhan. Dan dengan iman pula ia mempercayai janji Tuhan. Janji Tuhan untuk memberkatinya, menjadikan namanya masyur, menjadi bangsa yang besar, dan menjadikannya saluran berkat; 3) Implementasi Panggilan Abraham di Pulau Rupat, Khususnya di Suku Akit. Sebagai seorang hamba Tuhan (Misionaris), perintah Tuhan harus saya jalankan, berkat yang diberikan kepada Abraham juga akan diberikan kepada saya, saya meyakini bahwa Suku Akit merupakan Suku yang Tuhan perintahkan kepada saya untuk saya layani, dan melalui saya Suku Akit akan terberkati dan menjadi suku yang besar dan terberkati.