ANALISIS MAKNA MENGUSAHAKAN KESEJAHTERAAN KOTA BERDASARKAN YEREMIA 29:4-7 DAN IMPLEMENTASINYA DI SUKU MUKOMUKO KABUPATEN MUKOMUKO
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna teologis perintah mengusahakan kesejahteraan kota dalam Kitab Yeremia 29:4–7 serta mengkaji implementasinya dalam konteks kehidupan masyarakat suku Mukomuko. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi sosial masyarakat Mukomuko yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam bidang pendidikan, ekonomi, fasilitas umum, serta kerja sama sosial dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai konsep kesejahteraan dari perspektif teologi Alkitab untuk memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat, serta studi literatur yang berkaitan dengan konsep kesejahteraan sosial dan penafsiran teks Alkitab. Analisis terhadap teks Yeremia 29:4–7 dilakukan melalui pendekatan eksegesis yang meliputi analisis historis, gramatikal, dan teologis untuk memahami pesan yang disampaikan oleh nabi Yeremia kepada bangsa Israel dalam konteks pembuangan di Babel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mengusahakan kesejahteraan kota dalam Yeremia 29:4–7 mencakup beberapa aspek penting, yaitu mendengar firman Tuhan sebagai dasar kehidupan, membangun kehidupan ekonomi melalui usaha yang produktif seperti mendirikan rumah dan mengusahakan kebun, membangun keluarga yang bertanggung jawab, serta berdoa dan berkontribusi secara aktif bagi kesejahteraan masyarakat. Prinsip-prinsip tersebut dapat diimplementasikan dalam konteks masyarakat Mukomuko melalui pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan pendidikan, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa perintah untuk mengusahakan kesejahteraan kota dalam Yeremia 29:4–7 memiliki relevansi yang kuat bagi kehidupan masyarakat masa kini. Melalui penerapan nilai-nilai tersebut, masyarakat tidak hanya berupaya mencapai kesejahteraan secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan kehidupan yang harmonis, adil, dan penuh damai bagi seluruh masyarakat.
Kata kunci: Kesejahteraan Kota, Yeremia 29:4–7, teologi kontekstual, Masyarakat Mukomuko, Kesejahteraan Sosial.