ANALISIS MAKNA KERUKUNAN DALAM PERSAUDARAAN BERDASARKAN MAZMUR 133:1-3 DAN KONTEKSTUALISASINYA PADA TRADISI “NGEREGAH PAKHAR” DI SUKU RANAU OKU SELATAN
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kerukunan dalam persaudaraan berdasarkan Mazmur 133:1-3 pada tradisi ngeregah pakhar dan untuk mengetahui cara mengkontekstualisasikannya di suku Ranau, OKU Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif melalui studi eksegesa, studi kepustakaan, dan internet searching serta wawancara langsung terhadap objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: makna kerukunan dalam persaudaraan berdasarkan Mazmur 133:1-3 pada tradisi ngeregah pakhar mewujudkan hidup bersama dalam kedamaian dan kesejahteraan, tidak membeda-bedakan antara saudara kandung dengan orang lain, mengupayakan persatuan makhluk sosial yang selaras tanpa perselisihan, mempertemukan semua saudara, hidup menciptakan keindahan dan kesejukan, menjadi berkat bagi saudara yang lainnya serta menghasilkan kehidupan untuk selamanya. Cara mengkontekstualisasikannya melalui pendekatan dengan masyarakat setempat agar tercipta kerukunan melalui sikap dan cara berbicara; hidup bersama dengan rukun; memberi pemahaman yang benar tentang pertanian dan perikanan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga kerukunan dalam persaudaraan dapat terjalin dengan baik.
Kata Kunci: Kerukunan dalam persaudaraan, Kontekstualisasi Injil, Ngeregah Pakhar.