STUDI EKSPOSISI MAKNA PENYEMBAHAN YANG BENAR BERDASARKAN MAZMUR 149:1-4 DAN KONTEKSTUALISASINYA DI SUKU PEKAL BENGKULU UTARA

Main Article Content

Farida Sinaga
Frenly Latuihamallo
Antonius Gultom

Abstract

Permasalaha dalam penelitian ini adanya penyembahan yang belum dimaknai dengan benar oleh masyarakat suku Pekal, padahal dalam Tradisi Gandai yang diyakini masyarakat sebagai alat untuk mengagungkan orang-orang besar dan leluhur dalam masyarakat suku Pekal memiliki makna yang terdapat juga dalam Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkontekstualisasi makna penyembahan yang benar berdasarkan Mazmur 149: 1-4. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode kualitatif eksegesa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) makna penyembahan yang benar merupakan penyembahan yang lahir dari hati yang mengakui serta mengagumi Allah sebagai Raja dan bentuk ekspresi kasih serta ucapan syukur yang disampaikan kepada Allah; 2) mengkontekstualisasikan penyembahan yang benar di suku Pekal dapat dilakukan dengan membangun sanggar seni sebagai tempat bagi anak-anak/perempuan Pekal untuk melatih Tarian Gandai. Hal ini dilakukan agar Injil dapat disampaikan kepada setiap penonton tradisi gandai dengan cara membuat tarian gandai yang dimodifikasi/dikontekstualisasikan ke dalam bentuk indikator yang ada dalam Mazmur 149:1-4.

Article Details

Section
Articles