ANALISIS MAKNA BEKERJA DENGAN TANGAN SENDIRI BERDASARKAN KISAH PARA RASUL 20:34-35 DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP MISIONARIS DI SUKU MINANGKABAU KOTA PADANG

Main Article Content

Julius Zebua
Teguh Parluhutan
Antonius Gultom

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologi dari prinsip bekerja dengan tangan sendiri berdasarkan Kisah Para Rasul 20:34-35 serta mengkaji implementasinya dalam konteks pelayanan misionaris di suku Minangkabau Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi eksegesis, kepustakaan, internet searching dan wawancara dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus memberi teladan kepada para misionaris ataupun pelayan Tuhan untuk bekerja secara mandiri, memenuhi kebutuhan pribadi maupun kebutuhan pelayanannya. Prinsip tersebut sangat relevan bagi misionaris modern yang menghadapi tantangan yakni keterikatan kontrak lembaga, larangan berwirausaha, ketidakpastian tempat pelayanan dan penolakan dari gereja terhadap orang Minangkabau yang menerima Injil. Implementasi prinsip ini dilakukan mdengan cara kerja mandiri, pemberdayaan masyarakat lewat usaha kreatif, serta ketaatan kepada Tuhan dengan meneladani Paulus dalam pelayanan yang mandiri dan berdampak.

Article Details

Section
Articles