METODE PENGAJARAN PAULUS BERDASARKAN KISAH PARA RASUL 19:8-10 DAN KONTEKSTUALISASI INJIL DI SUKU KIKIM DESA DATAR SERDANG KABUPATEN LAHAT

Main Article Content

Margaretha Ata Numba
Teguh Parluhutan
Antonius Gultom

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkontekstualisasikan metode pengajaran Paulus berdasarkan Kisah Para Rasul 19:8-10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran yang digunakan sama halnya dengan metode pengajaran yang dilakukan oleh Rasul Paulus (mengunjungi, mengajar, memberitakan dan berbicara). Sedangkan untuk mengkontekstualisasikannya dengan cara mengumpulkan anak-anak, remaja, pemuda untuk berdiskusi tentang hal-hal pengembangan desa; membangun dan membuka ruang belajar khusus anak-anak yang belum bisa membaca, putus sekolah sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), sampai Sekolah Menengah Umum (SMU) mulai dari hal yang kecil terutama dalam hal menanamkan nilai-nilai kebenaran; membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda yang menganggur, dengan cara menanamkan modal kepada mereka dan membuat sosialisasi kepada guru-guru yang ada di sekolah dengan tujuan membantu anak-anak sekolah mengubah cara pandang yang buruk terhadap lingkungan. Dengan adanya perencanaan ini, peneliti berharap supaya mulai dari perubahan karakter anak-anak yang dibimbing, masyarakat suku Kikim dapat melihat cahaya Injil.

Article Details

Section
Articles